Surakarta – Rutan Kelas I Surakarta kembali menjadi ruang kolaborasi kreatif internasional melalui pembukaan Meeting Of Style Indonesia 2026 bertema “Cultural Prison Art : Memayu Hayuning Bawana”, Jumat (15/05). Kegiatan ini memadukan seni, budaya, dan semangat pembinaan pemasyarakatan dalam satu panggung kolaboratif yang penuh makna.
Pembukaan acara dihadiri Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi, tenaga ahli Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Ade Kurnianto, Kakanwil Ditjenpas Jawa Tengah Mardi Santoso, jajaran Forkopimda, CEO PT Indaco Warna Dunia Iwan Adranacus, perwakilan ISI Surakarta, serta 50 seniman grafiti mancanegara yang turut meramaikan perhelatan seni internasional tersebut.
Dalam laporannya, CEO PT Indaco Warna Dunia menyampaikan bahwa Meeting Of Style Indonesia terus berkembang menjadi wadah seni mural dan grafiti lintas budaya dan negara. Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Surakarta Purwanti, yang mewakili Wali Kota Surakarta, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan internasional di lingkungan Rutan Surakarta sebagai wajah baru pemasyarakatan berbasis seni dan budaya.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi turut mengapresiasi sinergi antara Rutan Surakarta dan berbagai stakeholder. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi UPT Pemasyarakatan lainnya dalam menghadirkan pembinaan yang kreatif, humanis, dan produktif.
Momentum pembukaan ditandai dengan serah terima hibah fasad dari PT Indaco Warna Dunia kepada Rutan Surakarta dan penyemprotan pilox secara simbolis oleh para tamu kehormatan bersama seniman internasional. Melalui Meeting Of Style Indonesia 2026, Rutan Surakarta kembali menunjukkan perannya sebagai ruang pembinaan yang juga mampu menjadi pusat kreativitas, budaya, dan diplomasi seni internasional.
(Red)



















Komentar