Surakarta — Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga binaan, Rutan Kelas I Surakarta menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai kanker dan tumor bekerja sama dengan Yayasan Pemerhati Kanker Indonesia (YPKI), bertempat di Aula Laras Jiwo, Rabu (06/05). Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 warga binaan yang turut didampingi petugas Klinik Rutan Surakarta.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Mirza Hendrawan yang mewakili Kepala Rutan Surakarta. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan penyuluhan tersebut sebagai bentuk sinergi positif dalam meningkatkan kualitas kesehatan warga binaan.
“Penyuluhan kesehatan seperti ini sangat penting sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga binaan mengenai bahaya kanker serta pentingnya pola hidup sehat. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal edukasi yang bermanfaat sehingga warga binaan lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan sekitarnya,” ujar Kepala Seksi Pelayanan Tahanan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh perwakilan Yayasan Pemerhati Kanker Indonesia, Najza. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai jenis kanker, faktor penyebab timbulnya kanker, langkah-langkah pencegahan, hingga metode pengobatan kanker yang dapat dilakukan sejak dini.
Selain memberikan edukasi kesehatan, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap pentingnya upaya pencegahan dan penanggulangan kanker di Indonesia. Melalui penyuluhan tersebut, peserta diajak memahami pentingnya menjaga pola hidup sehat serta melakukan deteksi dini guna meminimalisasi risiko penyakit kanker.
Program ini merupakan bagian dari edukasi dan diseminasi informasi kesehatan yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker, sehingga diharapkan mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker di Indonesia.
Dengan adanya kegiatan ini, Rutan Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan dan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan warga binaan secara menyeluruh.
(Red)






















Komentar