oleh

Rutan Surakarta Dukung Program “Kolak Kemenimipas”, Pusdatin Soroti Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Surakarta – Rutan Kelas I Surakarta menerima kunjungan tim humas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dalam rangka peliputan program pembinaan kemandirian yang dikemas melalui program “Kolak Kemenimipas” (Komedi Layanan), sebagai bagian dari penguatan publikasi kinerja pemasyarakatan yang humanis dan produktif, Selasa (12/05).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh enam orang tim humas dan dokumentasi dari Pusdatin Kemenimipas yang disambut langsung oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Mirza Hendrawan. Selanjutnya, tim diarahkan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan program pembinaan kemandirian yang berlangsung di ruang bimbingan kegiatan.

Dalam kunjungan tersebut, tim peliputan melihat berbagai aktivitas pembinaan yang menjadi sarana pengembangan keterampilan warga binaan. Program pembinaan kemandirian di Rutan Surakarta tidak hanya difokuskan sebagai kegiatan pembinaan semata, namun juga sebagai upaya membangun mental produktif, meningkatkan kompetensi, serta mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Melalui program “Kolak Kemenimipas”, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berupaya menghadirkan wajah pemasyarakatan yang lebih terbuka, edukatif, dan inspiratif kepada masyarakat. Program ini juga menjadi media publikasi berbagai layanan serta capaian pembinaan di lingkungan pemasyarakatan secara lebih dekat dan komunikatif.

Rutan Surakarta pada prinsipnya mendukung penuh pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari komitmen membangun citra positif institusi melalui optimalisasi publikasi kegiatan pembinaan. Dukungan ini juga sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto terkait penguatan publikasi kinerja, khususnya dalam bidang pembinaan warga binaan agar masyarakat dapat melihat secara langsung berbagai program positif yang dilaksanakan di dalam rutan.

Dengan adanya peliputan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga pada proses pembinaan dan pemberdayaan warga binaan menuju pribadi yang lebih mandiri dan siap kembali ke lingkungan sosial.

(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *