Pontianak, Kalimantan Barat
Warga Kelurahan Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, menyampaikan sejumlah aspirasi dan tuntutan terkait pengelolaan Lembaga Pemakaman Muslim Danau Sentarum.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam forum musyawarah warga sebagai bentuk kepedulian terhadap tata kelola dan keberlangsungan lembaga pemakaman yang selama ini melayani masyarakat.
Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani pada 12 Juli 2026, warga mendorong adanya reformasi kepengurusan yang lebih transparan, akuntabel, dan melibatkan masyarakat secara terbuka.
Poin-Poin Aspirasi Warga Sungai Bangkong
Menyatakan Ketidakpercayaan terhadap Pengurus Saat Ini
Warga Sungai Bangkong menyatakan tidak lagi menaruh kepercayaan kepada kepengurusan Lembaga Pemakaman Muslim Danau Sentarum yang saat ini masih menjalankan pengelolaan pemakaman.
• Meminta Audit dan Penyelesaian Permasalahan
Warga meminta Pemerintah Kota Pontianak, khususnya Kelurahan Sungai Bangkong dan Kecamatan Pontianak Kota, untuk melakukan audit serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi dalam kepengurusan Lembaga Pemakaman Muslim Danau Sentarum.
• Memohon Fasilitasi Walikota Pontianak
Warga meminta Walikota Pontianak, Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T., untuk memfasilitasi pertemuan antara warga Sungai Bangkong dan pihak pengurus pemakaman guna mencari solusi terbaik melalui dialog dan musyawarah.
• Menuntut Realisasi Kesepakatan yang Telah Dibahas
Warga mendesak agar seluruh hasil kesepakatan yang pernah dibahas bersama pihak terkait dapat segera direalisasikan sebagai bentuk komitmen penyelesaian masalah secara damai dan bermartabat.
• Memberikan Tenggat Waktu Penyelesaian
Warga menyatakan apabila tuntutan dan aspirasi tersebut tidak mendapat tindak lanjut dalam waktu 3 x 24 jam, maka masyarakat akan mengambil langkah lanjutan sesuai kesepakatan warga, termasuk menjaga dan mengawasi area pemakaman secara bergiliran selama 24 jam.
• Dorong Reformasi Melalui Musyawarah
Perwakilan warga menegaskan bahwa tuntutan tersebut bukan bertujuan menciptakan konflik, melainkan untuk mendorong reformasi tata kelola lembaga pemakaman agar lebih terbuka, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Warga berharap Pemerintah Kota Pontianak bersama Walikota Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, M.M., M.T. dapat mengambil peran sebagai mediator guna mempertemukan seluruh pihak dalam suasana musyawarah dan kekeluargaan.
Melalui langkah tersebut, masyarakat berharap tercipta kepengurusan yang mampu menjaga amanah, meningkatkan transparansi pengelolaan lembaga, serta mengembalikan kepercayaan warga terhadap pengelolaan Pemakaman Muslim Danau Sentarum sebagai fasilitas sosial dan keagamaan yang sangat penting bagi masyarakat Kota Pontianak.
Sumber: Warga Kelurahan Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak
Editor ; Decky Menziano
Krisis Kepercayaan, Warga Sei Bangkong Minta Pemkot Pontianak Audit Kepengurusan Pemakaman Muslim


























Komentar