KAPUAS HULU, KALBAR — Puluhan drum dan jeriken yang diduga berisi Bio Solar ditemukan di sebuah bangunan kawasan Riam Panjang. Temuan ini memunculkan pertanyaan besar soal asal BBM, legalitas penyimpanan, serta siapa yang mengendalikan aktivitas tersebut.
Nama Bagus disebut warga sebagai pihak yang diduga berkaitan dengan lokasi. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi langsung mengenai kepemilikan bangunan maupun asal-usul BBM tersebut.
Yang menjadi sorotan, lokasi yang sebelumnya diduga menyimpan BBM tersebut disebut kemudian telah dibersihkan. Jika benar, mengapa lokasi dibersihkan dan siapa yang melakukannya? Apakah hanya aktivitas biasa atau ada upaya menghilangkan jejak? Jawabannya harus dibuktikan melalui pemeriksaan, bukan asumsi.
Sorotan semakin mengarah kepada Polda Kalbar setelah beredar informasi mengenai dugaan keterkaitan seorang oknum anggota kepolisian dengan sosok bernama Bagus.
Benarkah ada anggota Polri di balik aktivitas tersebut? Atau hanya informasi tanpa dasar?
Di sinilah Polda Kalbar ditantang untuk membuka fakta. Propam perlu memastikan apakah ada anggota yang terlibat, apakah terdapat hubungan dengan lokasi, serta dari mana sebenarnya BBM tersebut diperoleh dan ke mana didistribusikan.
Jika dugaan tidak terbukti, jelaskan kepada publik. Jika ditemukan pelanggaran, tindak tanpa pandang bulu.
Sebab persoalannya bukan hanya soal drum dan jeriken. Jika benar terdapat permainan BBM dan keterlibatan oknum aparat, yang dipertaruhkan bukan sekadar hukum, tetapi kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Hingga berita ini diterbitkan, Polda Kalbar dan Bagus belum memberikan keterangan resmi.
Redaksi tetap menjunjung praduga tak bersalah. Semua dugaan masih membutuhkan pembuktian.
Publik tidak membutuhkan rumor. Publik membutuhkan fakta.
Sumber: Warga Masyarakat dan Awak Media
Penulis/Editor: Decky Menziano























Komentar