Suaraupdate.com,Pontianak,Kalbar –Video yang memperlihatkan dugaan pemindahan BBM jenis solar subsidi dari mobil tangki Pertamina berwarna merah putih ke mobil tangki berwarna putih biru di kawasan hutan viral di berbagai platform media sosial.
Peristiwa yang diduga terjadi di wilayah Kalimantan Barat tersebut memicu sorotan publik dan memunculkan berbagai dugaan mengenai adanya penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan maupun aparat penegak hukum mengenai keaslian video, kronologi kejadian, serta hasil pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.
Berdasarkan informasi yang beredar, praktik tersebut diduga bukan pertama kali terjadi. Muncul pula dugaan adanya kerja sama antara pengelola SPBU, pihak pembeli solar subsidi, dan pihak lain. Dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan dan penyidikan oleh aparat penegak hukum.
Sejumlah pihak mempertanyakan langkah penindakan terhadap SPBU yang diduga terlibat. Menurut mereka, apabila terbukti melanggar ketentuan perundang-undangan di bidang minyak dan gas bumi, sanksi yang diberikan seharusnya mengacu pada aturan yang berlaku, termasuk kemungkinan pemutusan kerja sama apabila memenuhi unsur pelanggaran.
Berdasarkan pantauan sejumlah media, SPBU Laur yang sebelumnya dikabarkan mendapat penghentian operasional sementara kini telah kembali beroperasi seperti biasa.
Ketua Umum Lumbung Informasi Masyarakat, Syafarahman, mendesak Polda Kalimantan Barat segera mengusut tuntas dugaan penyelewengan distribusi solar subsidi tersebut.
Ia juga meminta penyidik memeriksa seluruh pihak yang diduga terkait, termasuk apabila terdapat dugaan keterlibatan oknum di lingkungan PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.
“Kasus ini harus diungkap secara transparan. Jika terbukti ada penyalahgunaan BBM subsidi, seluruh pihak yang terlibat harus diproses sesuai hukum tanpa pandang bulu,” tegas Syafarahman.
Ia menambahkan, apabila dalam waktu dekat belum ada penjelasan resmi mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut, Lumbung Informasi Masyarakat berencana melaporkan dugaan tersebut kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia agar dilakukan pengawasan dan penanganan secara menyeluruh.
Kasus dugaan penyalahgunaan BBM subsidi ini menjadi perhatian masyarakat karena menyangkut distribusi energi yang dibiayai negara dan diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak. Oleh karena itu, publik menantikan langkah tegas aparat penegak hukum serta penjelasan resmi dari PT Pertamina Patra Niaga terkait video yang telah beredar luas di media sosial.
Tim Red
Editor : DM MPGI





























Komentar