oleh

Dukung Konektivitas Udara Nasional: HKA Rawat Infrastruktur Bandara Halim

-Berita Daerah-586 Dilihat

Jakarta, – Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta memegang peran strategis sebagai salah satu pintu gerbang udara utama di ibu kota, yang melayani penerbangan komersial, aktivitas militer, hingga penerbangan kenegaraan. Dengan frekuensi lalu lintas udara yang padat, kondisi perkerasan area parkir dan manuver pesawat (apron) di depan hanggar yang prima menjadi faktor krusial untuk menjamin keselamatan serta kelancaran mobilisasi pesawat sebelum dan setelah penerbangan.

Untuk menjaga keandalan fasilitas vital tersebut, PT Hakaaston (HKA) saat ini tengah melakukan pekerjaan pemeliharaan berkala berupa pengaspalan ulang (paving work) pada area apron di depan hanggar Bandara Halim Perdanakusuma. Proyek pekerjaan ini difokuskan pada titik-titik pelataran hanggar yang memiliki intensitas beban statis pesawat tinggi. Proyek pekerjaan ini difokuskan pada titik-titik landasan yang memiliki beban lalu lintas tinggi. Penanganan fisik seluas 12.500 meter persegi di area hanggar sedang berjalan secara berkala. Seluruh rangkaian pengerjaan berlangsung secara intensif dan diselesaikan dalam waktu kurang dari satu minggu guna meminimalkan gangguan terhadap jadwal penerbangan.

Dalam menjaga kualitas hasil pengaspalan, HKA memastikan mutu material aspal dijaga secara ketat sejak proses produksi di Unit Produksi (UP) Jabodetabek hingga tahap penghamparan di lapangan. Tim teknis di lokasi proyek juga melakukan pengujian berkala pada kepadatan dan kerataan permukaan untuk memastikan seluruh hasil pekerjaan memenuhi standar spesifikasi teknis transportasi udara. Selain itu, pengaturan armada pengangkut aspal dijadwalkan sejak pagi hari demi menjaga efisiensi kerja dengan tetap menyelaraskan jendela waktu (window time) operasional bandara.

Pekerjaan pemeliharaan ini dirancang untuk menghasilkan area apron hanggar yang lebih stabil dan tahan terhadap beban statis berat pesawat saat parkir maupun bermanuver. Guna memastikan keandalan tersebut, HKA mengaplikasikan 1.138 ton material aspal AC-WC Pen 60/70 pada lapisan permukaan atas (wearing course). Spesifikasi ini dipilih untuk memperkuat struktur pelataran dari beban tekan sekaligus mencegah kerusakan dini akibat paparan suhu mesin dan ceceran fluida pesawat di sekitar hanggar.

Direktur Operasi HKA, Martin Nababan, menyampaikan bahwa pemeliharaan landasan pacu ini dilakukan untuk menjaga keandalan fasilitas transportasi udara secara jangka panjang.

“Bandara Halim Perdanakusuma melayani berbagai penerbangan penting dan strategis. Oleh karena itu, kondisi perkerasan apron di depan hanggar harus selalu berada di performa terbaik. Kami memastikan seluruh proses pengaspalan ini mengikuti prosedur teknis yang ketat agar memberikan keandalan optimal bagi operasional perawatan dan parkir armada maskapai,” ujar Martin.

Melalui pemeliharaan yang dilakukan secara berkala dan berbasis pengawasan mutu yang ketat, HKA berupaya memastikan apron hanggar Bandara Halim Perdanakusuma tetap berada dalam kondisi andal untuk mendukung keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan. Seluruh pekerjaan juga dilaksanakan dengan mengedepankan ikrar DMS (Disiplin, Melayani, Selamat) guna memastikan aspek keselamatan kerja dan kualitas hasil pekerjaan tetap terjaga.

Upaya ini sejalan dengan transformasi HKA menuju Indonesia’s Most Valuable Infrastructure Asset Management (IM-V-IAM).

(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *